Skip to main content

Penggunaan Statement IF Lazarus Free Pascal


Belajar Lazarus Free Pascal

Statemen / pernyataan IF adalah suatu pernyataan bersyarat yang berfungsi untuk mengambil keputusan dari beberapa kondisi. Pernyataan bersyarat IF biasanya digunakan untuk syarat / kondisi yang jumlahnya tidak terlalu banyak. Marilah sekarang kita pelajari bersama cara penggunaan statement IF pada Lazarus Free Pascal.

1. IF ... THEN ...
Syntax:
if (syarat) then (perintah);

atau
if (syarat) then
begin
  (perintahke-1);
  (perintahke-2);
  (perintahke-n);
end;


Contoh kasus:
Jika nilai siswa kurang dari atau sama dengan 50 maka tulisan komponen label1 menjadi TIDAK LULUS.

Maka pernyataannya menjadi:
if nilai <= 50 then label1.Caption:='TIDAK LULUS';

Contoh kasus:
Jika nilai siswa kurang dari atau sama dengan 50 maka tulisan komponen label1 menjadi TIDAK LULUS dan berwarna merah.

Maka pernyataannya menjadi:
if nilai <= 50 then
begin
  label1.Caption:='TIDAK LULUS';
  label1.Font.Color:=clRed;
end;


2. IF ... THEN ... ELSE ...
Syntax:
if (syarat) the
  (perintah1)
else
  (perintah2);


atau
if (syarat) then
begin
  (perintahke-1a);
  (perintahke-1b);
  (perintahke-n);
end
else
begin
  (perintahke-2a);
  (perintahke-2b);
  (perintahke-n);
end;


Contoh kasus:
Jika nilai siswa kurang dari atau sama dengan 50 maka tulisan caption label1 menjadi TIDAK LULUS, selain itu maka LULUS.

Maka pernyataannya menjadi:
if nilai <= 50 then
  label1.Caption:='TIDAK LULUS'
else
  label1.Caption:='LULUS';


Contoh kasus:
Jika nilai siswa kurang dari atau sama dengan 50 maka tulisan caption label1 menjadi TIDAK LULUS dan berwarna merah, selain itu maka LULUS dan tulisan berwarna biru;

Maka pernyataannya menjadi:
if nilai <= 50 then
begin
  label1.Caption:='TIDAK LULUS';
  label1.Font.Color:=clRed;
end
else
begin
  label1.Caption:='LULUS';
  label1.Font.Color:=clBlue;
end;


3. Pernyataan IF bersararang
Syntax:
if (syarat1) then
  (perintah1)
else
if (syarat2) then

  (perintah2)
else
  (perintah3);


atau
if (syarat1) then
begin
  (perintah1a);
  (perintah1b);
  (perintahke-n);
end
else
if (syarat2) then
begin
  (perintah2a);
  (perintah2b);
  (perintahke-n);
end
else
begin
  (perintah2a);
  (perintah2b);
  (perintahke-n);
end;


Contoh kasus:
  • Jika nilai siswa kurang dari atau sama dengan 50 maka Keterangan Nilai Huruf pada caption label1 menjadi KURANG.
  • Jika lebih dari 50 dan kurang dari atau sama dengan 80 maka Keterangan Nilai Huruf pada caption label1 menjadi CUKUP.
  • Jika lebih dari 80 maka Keterangan Nilai Huruf pada caption label1 menjadi BAIK.
Maka pernyataannya menjadi:
if nilai <= 50 then
  label1.Caption:='KURANG'
else
if nilai <= 80 then
  label1.Caption:='CUKUP'
else
  label1.Caption:='BAIK';


Contoh kasus:
  • Jika nilai siswa kurang dari atau sama dengan 50 maka Keterangan Nilai Huruf pada caption label1 menjadi KURANG dan Nilai Huruf pada caption label2 menjadi C.
  • Jika lebih dari 50 dan kurang dari dari atau sama dengan 80 maka Keterangan Nilai Huruf pada caption label1 menjadi CUKUP dan Nilai Huruf pada caption label2 menjadi B.
  • Jika lebih dari 80 maka Keterangan Nilai Huruf pada caption label1 menjadi BAIK dan Nilai Huruf pada caption label2 menjadi A.

Maka pernyataannya menjadi:
if nilai <= 50 then
begin
  label1.Caption:='KURANG';
  label2.Caption:='A';
end
else
if nilai <= 80 then
begin
  label1.Caption:='CUKUP';
  label2.Caption:='B';
end
else
begin
  label1.Caption:='BAIK';
  label2.Caption:='A';
end;



Banyaknya IF yang mau di tambahkan di dalam pernyataan IF tidak ada batasan, jadi terserah sesuai kebutuhan. Perlu diperhatikan bahwa sebelum ELSE jangan pernah menambahkan titik koma ( ; ). Meskipun dalam Lazarus proses dikerjakan berdasarkan event yang terjadi (event driven programming) tetapi pernyataan-pernyataan yang ada di dalam procedure (event) tetap dikerjakan secara berurutan (sequentian). Cukup sekian semoga tutorial Penggunaan Statement IF Lazarus Free Pascal ini bermanfaat. Terima kasih.

Comments

Popular posts from this blog

Inilah Kelebihan dan Kekurangan SQLite

  Artikel ini akan membahas tentang, tipe data yang didukung SQLite,  kelebihan dari SQLite, kekurangan SQLite, kapan sebaiknya ketika menggunakan SQLite dan kapan sebaiknya kita tidak menggunakan SQLite. Merujuk dari id.wikipedia.org disebutkan bahwa SQLite merupakan sebuah sistem manajemen basisdata relasional yang bersifat ACID-compliant dan memiliki ukuran pustaka kode yang relatif kecil, ditulis dalam bahasa C. SQLite merupakan proyek yang bersifat public domain yang dikerjakan oleh D. Richard Hipp . SQLite adalah perpustakaan menakjubkan yang disematkan di dalam aplikasi yang menggunakan. Sebagai database mandiri, berbasis file, SQLite menawarkan serangkaian menakjubkan alat untuk menangani segala macam data dengan jauh lebih sedikit kendala dan kemudahan dibandingkan dengan host, proses berbasis (server) database relasional. Ketika sebuah aplikasi menggunakan SQLite, integrasi bekerja dengan panggilan fungsional dan langsung dibuat untuk file memegang data (yaitu ...

Penggunaan Komponen RadioGroup Lazarus Free Pascal (Belajar Lazarus #10)

Pada Tutorial Penggunaan Komponen RadioGroup Lazarus Free Pascal kali ini bertujuan untuk memahami cara penggunaan RadioGroup serta penerapan pernyataan / statement CASE. Untuk itu maka silahkan buka kembali proyek aplikasi kasiratk yang telah anda buat sebelumnya. Untuk mengingat kembali jika lupa silahkan buka kembali tutorial RadioGroup dan Validasi Data . KOMPONEN RADIOGROUP RadioGroup adalah gabungan dari komponen RadioButton dan komponen GroupBox, fungsinya sama dengan komponen RadioButton. Setelah program aplikasi kasiratk terbuka, ikuti langkah-langkah di bawah ini: LANGKAH-LANGKAH PENAMBAHAN KOMPONEN & PROPERTIES : Ubah aplikasi yang memakai RadioButton dengan RadioGroup, caranya dengan klik GroupBox, lalu tekan tombol Delete, maka ketiga komponen RadioButton didalamnya akan ikut terhapus. Tempatkan komponen RadioGroup di tempat GroupBox. Ubah Name menjadi RGBarang dan Caption-nya menjadi Nama Barang. Klik tombol [,,,] pada Properties Items milik komponen RGBar...

Aplikasi Demo Penggunaan Memo ComboBox ListBox dan CheckBox (Belajar Lazarus #14)

Mempelajari Listbox yang Owner-Draw Lazarus telah kita bahas pada artikel sebelumnya, sekarang mari kita buat Aplikasi Demo Penggunaan Memo ComboBox ListBox dan CheckBox . CheckBox memberi dua pilihan (bahkan tiga pilihan) kepada pemakai, properti yang berkaitan dengan pilihan pada CheckBox yaitu: Ubah property Checked menjadi True agar CheckBox dipilih secara default. Ubah AllowGrayed menjadi True agar CheckBox mempunyai 3 pilihan, yaitu checked , unchecked dan grayed . Property State menyatakan apakah CheckBox dalam keadaan checked ( cbChecked ), unchecked ( cbUnchecked ), atau grayed ( cbGrayed ). Memo dipakai untuk memasukkan data yang lebih dari satu barus. ListBox menampilkan daftar dan Anda dapat memilih item-itemnya: Property Items dibakai untuk mengisi pilihan-pilihan yang mungkin. ItemIndex menyatakan item yang dipilih.  MultiSelect menyatakan apakah dapat memilih lebih dari satu pilihan pada saat yang bersamaan. Sorted menyatakan apakah daftar terurut sec...